Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Terima Kasih Malamnya Setiap hari ku menunggu dalam malam. Mengisi waktu santai sebelum gelap tiba. Hanya satu suara dan candaan yang aku rindu. Kuharap hari ini cepat gelap. Ku hempaskan sajadah dengan lukisan masjid. Bersujud dan meminta ampun pada tuhan. Bermunajat dan meminta permintaan. Hingga waktu pun tiba. Nampak suaramu lelah. Tapi masih kau tampakkan senyum kilau itu. Raut mata mu yang mungkin mulai ngantuk. Ku ajak bercakap agar kau tidak larut. Kembali kau tertawa. Menampakkan senyum itu kembali. Kini biar aku menghiburmu. Setelah seharian kau penat dengan pekerjaan. Malam kita beradu. Membagi pengalaman yang ada seharian. Hingga kita larut dalam liang asmara. Terima kasih malamnya. Baca Juga : Malam Bersamamu