Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
AKU Aku adalah aku, bukan dirimu. Yang seolah mengatur diriku. Seolah lebih baik dariku. Seolah meninggikan dariku. Aku adalah aku, bukan dirimu. Apa yang ku bisa belum tentu ada padamu. Apa yang ku punya belum tentu kau memilikinya. Apa yang ada padaku belum tentu kau bisa seperti ku. Mengapa kau selalu menuntutku kau lebih dari aku. Apa buktinya kau lebih unggul. Atau hanya ucapan kosong mu itu yang tinggi? Atau egomu yang besar jadi kau enggan merendah? Aku boleh sombong darimu. Aku punya segalanya yang tidak kau miliki. Jangan usik diriku tanpa ada bukti yang kuat. Dengan diriku ini aku menjadi kuat darimu. Hahahahahha~