Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Featured Post

Menjelajah Keajaiban Taman Safari Indonesia: Wisata Edukasi dan Petualangan Keluarga

  Menjelajah Keajaiban Taman Safari Indonesia: Wisata Edukasi dan Petualangan Keluarga Taman Safari Indonesia adalah destinasi wisata alam dan konservasi satwa liar yang sangat populer di Indonesia. Terletak di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, tempat ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin merasakan pengalaman unik melihat hewan-hewan eksotis dari dekat dalam habitat semi-alaminya. Selain di Bogor, Taman Safari Indonesia juga memiliki cabang di Prigen, Jawa Timur dan Bali Safari & Marine Park di Gianyar. Keunikan Taman Safari Indonesia Yang membedakan Taman Safari Indonesia dari kebun binatang biasa adalah konsep drive-thru yang memungkinkan pengunjung berkeliling menggunakan kendaraan pribadi atau bus wisata untuk menyaksikan langsung berbagai jenis satwa dari seluruh dunia, seperti singa, harimau, jerapah, zebra, dan gajah. Pengalaman ini memberikan sensasi mendalam seolah-olah sedang melakukan safari di alam liar Afrika. Selain itu, Taman...

Tawa

Tawa Saat kau bersedih. Tawa mu yang kurindukan. Saat kau memeluk erat tubuh ku. Dalam kenyamanan dunia. Tawa mu yang mengajarkanku. Tentang kesederhanaan hidup. Tanpa modal yang besar. Dan cukup mengembirakan hati. Tawa mu tanda bahagiaku. Cita ku membuat mu kian bahagia di dunia ini. Tanpa harus merasakan kesedihan. Tentang masalah diriku sekalipun. Ku ingin kau tetap tersenyum. Merebahkan bibir tipis indahmu. Membawa ku kedalam dunia cintamu. Hingga jatuh di dalam nya.

Masihkah Kau Disini?

Masihkah Kau Disini? Hari hari ku kini berantakan. Hancur hati ini. Menyisakan luka atas peristiwa itu. Dan tak tahu aku harus apa. Aku menjadi manusia lemah di dunia. Tak ada yang bisa ku ajak berbicara. Mencurahkan isi hati yang kian tercabik. Hancur, dan penuh sayatan ini. Kemana kah dirimu? Masih kah kau disini? Menerima semua sayatan luka ku? Mengobati semua lara ku? Mungkin ku terlalu berharap. Semua menghilang. Harapan ku pupus. Dunia ini seketika sepi. Kini umur ku menua. Ku jalanin dengan penuh tekanan jiwa. Tak tahu seberapa lam. Ajal siap ku terima.

Rayuan Manja

Rayuan Manja Saat kau mulai menggoda. Disitu aku tak kuasa. Menahan tawa. Serta menahan nafsu yang ada. Saat kau mulai merayu. Banyak kata - kata pujian yang kau lontarkan. Gaya mu yang kekanak - kanakan. Menjadi ciri khas rayuan manja mu. Sesekali ku tersenyum. Memandang wajahmu dewasa. Namun sifat mu bak anak kecil yang sedang bermain. Mengudang rasa gemas yang tak tertahan. Tak kuat aku menahan semuanya. Kulampiaskan mencubit gemas pipi bulat mu. Sambil kulontarkan kata - kata gemas. Seraya berkata "Dasar gemesss"

Kamu Yang Kuharap

Kamu Yang Kuharap Berbagai alasan aku memilih dirimu. Salah satunya kenyamanan hati. Damai bersama mu. Hal ini yang hanya ada disamping kamu. Disini aku menanti. Berharap ada kamu disamping ku. Menyejukkan hati yang sunyi ini. Kamu yang kuharap. Sunyi rasanya kau pergi. Meninggalkan bayang-bayang yang tak membekas. Tanpa ada jasad mu. Hanya angan tentang dirimu. Aku meminta waktu menghentikan moment ini. Saat kau peluk dirimu. Saat jari jemari mu menggenggam erat. Ku rindu dirimu. Kamu yang kuharap.

Pilihan Hidupku

Pilihan Hidupku Aku Memilih dirimu. Untuk menjadi bagian hidupku. Kita bersama mengarungi hidup ini. Hanya aku dan kamu. Kamu, pilihan hidupku. Kala aku membutuhkan kamu. Aku tak bisa hidup sendiri. Tanpa dirimu. Banyak alasan aku memilih mu. Tapi hanya satu yang bisa mewakili. Ada hati yang tertaut pada hatimu. Kan kujadikan alasan untuk mewakili semua rasa. Aku memilih pilihanku. Bersama untuk hidup bersama. Menyongsong keluarga kecil yang berbahagia. Sakinah, mawadah, warahmah.

Bagian Jiwaku

Bagian Jiwaku Hallo, Selamat pagi. Bagian Jiwaku yang ku sayang. Setengah ada pada dirimu. Setengah lagi, ada pada ku. Kukecup manis keningku. Seraya menghirup hangat segelas teh. Dipagi hari yang cerah. Kusapa dirimu, penuh dengan panggilan manja. Kini kau disampingku. Tidak ada lagi yang bisa mengganggu kita. Kau sudah jadi bagian dalam hidupku. Kau sangat berharga bagi ku.

Kau Lelah, Tanda Kekhawatiranku

Kau Lelah, Tanda Kekhawatiranku Pada saat kau lelah, entah rasa gundah dalam hati. Ingin membantu mu melawan semua masalah mu. Ingin aku menuntun memberikan mu petunjuk jalan. Ingin sekali berada disamping mu. Ingin rasanya membuang masalah ku, dan mementingkan dirimu. Bukan aku egois memprioritaskan diriku atas dirimu. Tapi sudi kah aku melihat wajah sedih mu. Yang tidak tersenyum seperti biasa nya. Aku begitu menyangi mu. Lebih dari jiwaku. Siap untuk dirimu. Ku korbankan semuanya. Satu hati, satu rasa. Lelah yang kau rasa adalah kekhawatiran ku yang kurasa. Kumohon jangan kau simpan masalah mu sendiri. Bagi lah dengan diriku, wahai dambaan hati.

Saat Jemari Mu dan Jemari Ku Dipertemukan

Saat Jemari Mu dan Jemari Ku Dipertemukan Suasana itu sangat indah. Tamu ber datangan silih berganti. Menegur sapa aku dan seseorang disamping ku. Sesekali aku tertawa oleh teman ku yang datang. Acara kian ramai. Sudah dari pagi acara ini mulai. Namun, semakin siang semakin pula ramai oleh kawan. Satu hingga puluhan keluarga datang menghampiri. Saat Jemarin Mu dan Jemari Ku dipertemukan. Seakan dunia ini terjeda. Tak bergerak. Menyaksikan moment kita berdua. Indah rasanya bisa disamping mu. Berlabuh pada orang yang dicinta. Dan tidak akan pergi. Tetap dan tak akan pergi. Kini cincin sudah terpasang. Puluhan orang menjadi saksi. Kilauan senyummu, menjadi langkah awal diriku dalam membuat lembaran baru. Bersama mu, dan menjadi keluarga kecil yang bahagia

Dibawah Pohon

Dibawah Pohon Dibawah Pohon yang rindang. Terhempas oleh sayup angin. Memebelai 2 insan yang sedang berteduh. Dalam suasana hati yang riang Dengan alunan musik alam. Backsound musik burung yang berkicau. Hanyut dalam suasana. Riang bersamamu. Dibawah pohon ini, Alam menjadi saksi. Kemesraan antara kita berdua. Tanpa adanya halangan yang ada.