Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Masihkah Kau Disini?
Hancur hati ini.
Menyisakan luka atas peristiwa itu.
Dan tak tahu aku harus apa.
Aku menjadi manusia lemah di dunia.
Tak ada yang bisa ku ajak berbicara.
Mencurahkan isi hati yang kian tercabik.
Hancur, dan penuh sayatan ini.
Kemana kah dirimu?
Masih kah kau disini?
Menerima semua sayatan luka ku?
Mengobati semua lara ku?
Mungkin ku terlalu berharap.
Semua menghilang.
Harapan ku pupus.
Dunia ini seketika sepi.
Kini umur ku menua.
Ku jalanin dengan penuh tekanan jiwa.
Tak tahu seberapa lam.
Ajal siap ku terima.
Komentar
Posting Komentar