Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Kau Lelah, Tanda Kekhawatiranku
Pada saat kau lelah, entah rasa gundah dalam hati.
Ingin membantu mu melawan semua masalah mu.
Ingin aku menuntun memberikan mu petunjuk jalan.
Ingin sekali berada disamping mu.
Ingin rasanya membuang masalah ku, dan mementingkan dirimu.
Bukan aku egois memprioritaskan diriku atas dirimu.
Tapi sudi kah aku melihat wajah sedih mu.
Yang tidak tersenyum seperti biasa nya.
Aku begitu menyangi mu.
Lebih dari jiwaku.
Siap untuk dirimu.
Ku korbankan semuanya.
Satu hati, satu rasa.
Lelah yang kau rasa adalah kekhawatiran ku yang kurasa.
Kumohon jangan kau simpan masalah mu sendiri.
Bagi lah dengan diriku, wahai dambaan hati.
Komentar
Posting Komentar