Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Tikus Rakyat Hati Iblis
Oh lihat lah hewat pengerat ini.
Ia makin bringas tak tertolong.
Ia makin mengerat dan menjerat.
Menjilat disegala cara kantong kecil rakyat.
Lihatlah kewan pengerat ini.
Ia berdasi dengan martabat yang tinggi.
Mementinkan keprluan individu dan golongan tertentu.
Tapi hati licik dan buruk seperti iblis.
Ia hanya menyaksikan rakyat berbadan kurus.
Terjun hanya untuk keperluan politikus.
Lalu duduk kembali merampas segala hal rakus.
Menyaksikan rakyat kecil bak tontonan sirkus.
Baca Juga : Mengapa Hal Ini Terjadi ???
Miris. Negara ini kaya.
Negara ini kaya sumberdaya.
Melimpah ruah, membuat iri amerika.
Paling kaya sampai korea selatan membangun pabrik batrai.
Miris, Negara ini miskin.
Miskin orang yang jujur dan berbudi pekerti.
Adab di no ratusan.
Masalah makan dan keluarga diutamana.
Baca Juga : Menilik PPKM Darurat 2021
Komentar
Posting Komentar