Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Muak Hidup, Putus Harapan!
Pernah terjatuh dan berpikir untuk menyerah.
Semua harapan yang kutabung, ingin segera kupecahkan.
Kutuai dan kubuang entah kemana.
Lampiaskan dengan emosi, kesal dengan segalanya.
Ditambah hidup dengan drama,
Seakan berkepanjangan dan tak pernah usai.
Dilanda badai bertahun panjang.
Kemarau kering dan gersang.
Seakan muak hidup jadinya.
Terlintas untuk memutus asa.
Harapan yang dulu membara,
Kini hanyalah angan belaka.
Muak dengan hidup yang itu saja.
Berjalan tak ada habisnya,
Berotasi yang kian membingungkan.
Sama saja dan menghasilkan hal monoton.
Makan, tidur, kerja, beribadah.
Drama, masalah, pikiran hidup tak pernah usai.
Selalu bergejolak, dan terpikir harus bagaimana.
Mungkin menjalani hidup terkesan hanya menjadi wayang.
Baca Juga : Dialog Cinta Asmara
Komentar
Posting Komentar