Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Bangunan Tua, Belanda
Benteng tua berjejer menghalangi penataran sawah.
Kala itu dibangun dengan pondasi yang edan kuatnya.
Kala itu masa revolusi indsutri sedang maraknya.
Bertumbuh pesat hingga membawa peradaban saat ini.
Diatasnya pun tersusun kumpulan meriam tua.
Besar nan kokoh saaat ditembakkan.
Menghasilkan suara gema dilangit.
Serta semburat api di ujungnya.
Pondasi khusus ditengah memberikan aba-aba.
Merupakan jalur keluar masuk istana.
Dijaga oleh prajurit tangguh.
Tak mudah untuk mengakses hingga ke istana.
Bangunan tua kini peninggalan kerajaan belanda.
Benteng tua ini menggambarkan, seberapa kokoh dan megah kala itu.
Begitu besar dan mewah kerajaan belanda yang menguasai.
Dan begitu besar penyiksaan rakyat pribumi yang diberikan.
Baca Juga : Pedagang Kaki Lima
Komentar
Posting Komentar