Saatnya Pergi dari Kota
Pagi berkilau senyum surya.
Ditemani dengan teh panas manis rasanya.
Dengan roti kecil jajanan rumah.
Dengan toppping yang mewah.
Kini bersiap, menata tas isi pakaian.
Mempersiapkan motor andalan teman perjalanan.
Membawa bekal, yang sengaja kulebihkan.
Untuk mengisi lapasr ditengah perjalanan.
Panas terik kini kulalui.
Tak luput dengan debu yang menyertai.
Keringat jelas mengucur pada dahi.
Namun, tak ada rasa takut untuk melalui.
Saatnya pergi dari kota.
Merajut mimpi demi menyongsong cita - cita.
Rasa sedih turut menggelapkan hati.
Namun kutepis dengan angan mimpi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar