Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Hantu Negara yang Gaib
Kau menyusup pada penguasa.
Merasuki orang yang ingin bernegara.
Mengacak peradaban yang sudah diperjuagkan nenek moyang.
Memporak porandakan tanah jajahan bekas imperialis.
Kau menyusup pada insan yang tak tahu apa.
Memperbudak untuk melakukan kejahatan negara.
Merampas rakyat, yang bukan dari spesies mu.
Sungguh kau mengadu domba kan kami terhadap rakyat penguasa.
Kau hantu negara yang gaib.
Tak terlihat namun terasa bagi kami.
Menyusuri pemimpin penjuru negeri.
Untuk mencari kepuasaan sesaat.
Kau terbahak diatas penderitaan rakyat.
Kau peralat penguasa untuk mengambil simpati.
Janji adalah bisikkan manis pada pemimpin kami.
Hingga rakyat jelata tetaplah jelata.
Komentar
Posting Komentar