Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Alun - Alun Kota
Harum jajanan sepanjang jalan membuat keroncongan isi perut.
Ditambah pelukan hangat menambah arti kenyamanan.
Bercengkrama diatas motor yang semakin manis suasana.
Di tepian jalan, kusenderkan motor dengan standar miring.
Berjalan bergandengan melintasi jalan yang ramai.
Bergandeng tangan mungil yang selalu ku rindu.
Kucium dan hafal betul aroma ini.
Alun - alun kota.
Lampu jalan beramai - ramai menyorak.
Menghidupkan taman yang gelap nan mengerikan.
Menjadi kisah cinta yang abadi dengan kekasih.
Bercanda dan bergurau menjadi bahasan utama.
Memandang langit gelap secara bersama.
Sambil menghabiskan pentol pedas yang di pegang.
Menjadi saksi kisah perjalanan cinta yang tak mudah.
Disini, kita saling memuaskan rasa rindu.
Berjarak membuat rintangan dan batasan kita terhalang.
Alun - alun kota semua batasan itu hilang.
Membawa kisah cinta yang penuh bumbu manis.
Baca Juga : Senyuman Manis Itu
Komentar
Posting Komentar