Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
PONDASI YANG AGAK MIRING Dikejauhan tampak bangunan dengan pondasi yang miring. Tak seberapa, hanya 10 derajat kemiringan. Syukur, hal itu tak membuatnya roboh seketika. Tapi gempa mengayun bisa meluluh lantahkan area ini. Bukan masalah dari bahan apa Kokoh terbuat dari beton yang sudah paten berumur. Tak ada retak, hanya sesekali selebar helai rambut. Pondasi ini tak masalah dalam segi bahan. Namun pondasi miring itu tak hanya memanipulasi kelihatan. Tapi wujud nyata saat mendekat. Seakan menakuti setiap orang yang ada di sekitarnya. Siap berlari, walau hanya angin yang melintas. Kutambahkan beban yang setimpal. Agar pondasi ini sejajar atas kemiringannya. Sebagai wujud untuk menyenderkan bangunan yang tampak lelah. Agar proporsional dan tak menakuti orang sekitarnya.