Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Selimut Jingga
Sesekali bercengkrama dan saling bercanda.
Dia tampak kegirangan. Dengan aksi menghiburku.
Walau bagiku mungkin tak cukup lucu.
Disamping ku ditemani oleh istri cantik.
Senyum manis selalu menjadi bahan keseharianku.
Manis nan cantik adalah bahan dasar wajah itu.
Sudah kupinang semenjak 2 tahun silam.
Kehidupan kecilku serasa indah.
Berasa cukup walau terlihat biasa.
Gubuk usang ini menjadi saksi perjalanan.
Ditemani dengan selimut alam jingga.
Menghiasi alam yang penuh makna.
Tak pernah berhenti ku ucap syukur.
Selimut jingga yang begitu mempesona alam.
Sebagai bentuk figura alam yang gagah.
Baca Juga : Alun - Alun Kota
Komentar
Posting Komentar