Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Maaf
Kata sekaligus rasa sebagai bentuk penyesalan.
Betapa bodohnya mungkin diri.
Termakan ego yang kian tinggi.
Ah, hanya waktu untuk menunggu karma.
Kian melaju, tak berhenti.
Rasa itu terus nyata bagiku dan menghantui.
Andai waktu bisa diulang.
Sungguh aku menyesali, kala waktu itu.
Nasi kadung jadi bubur.
Hancur lebur sudah rasa itu.
Rasa yang dulu indah, mempesona
Kini hancur meluluh lantahkan asa
Komentar
Posting Komentar