Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
TIdurlah Anak, Malam Telah Tiba
Kuyup hujan menghujam malam itu.
Seketika bunyi jangkrik menghilang.
Tak ada kunang - kunang yang menyorot jalan.
Hanya kilatan petir setiap beberapa menit.
Bapak tua yang mengamati anak diluar sana.
Pada kusen tua berkayu yang sudah koyak.
Yang menempel pada rembesan tembok.
Mengharap anak itu baik - baik saja.
Dalam hati bapak ini sedih.
Mengingat kerjadian buruk takut terulang.
Kejadian yang menimpanya dan anak satu - satunya.
Hingga kini masih tak tampak kabar darinya.
Seketika terlihat langkah tergesa diluar sana.
Sontak bapak, membukakan pintu lantas memeluknya.
Sampai berbisik tanda kerinduannya.
Dan dibalas pelukan kembali pada sang anak.
Pesan bapak dalam hati
Tidurlah anak, malam telah tiba.
Menutup malam beriringan dengan menutup pintu kamar.
Seraya lega hatinya yang satu jam lalu menunggu anak kesayangannya.
Komentar
Posting Komentar