Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Bagai Lampu yang Redup
Semangatku kian membara.
Terdorong ego yang tak terhankan.
Seraya mengucap dalam batin ini.
Bahwa hati ini segera mereda.
Terdorong ego yang tak terhankan.
Seraya mengucap dalam batin ini.
Bahwa hati ini segera mereda.
Kulihat informasi tentangmu.
Dari salah satu media ternama.
Tertulis jelas seluruh bioadata yang ada.
Dan kutahu kapan kau lahir dan dimana.
Kini informasi itu menjadi lara.
Saat kutahu, semua tak ada.
Informasi yang nihil akan dirimu.
Informasi yang nihil akan dirimu.
Seketika hati ini redup.
Entah apa yang harus kulakukan.
Menangis dalam diri yang tak diumbar.
Relung hati ini sektika sakit dan gelap.
Bagai lampu yang redup.
Komentar
Posting Komentar