Kemenangan Sudah Di Ujung Jalan Berbagai peristiwa yang sudah dilewati. Berbagai dilema yang sudah dirasakan. Berbagai rasa yang sudah dicampur adukkan. Berbagai drama yang kini masih ada. Oh nampaknya tidak berkesudahan. Pola hidup yang tiap meroda. Tak tampak ujung sepertinya. Tak ada batas akhir disana. Namun, kian lama makin terasa. Kemenangan yang kian ditunggu semakin nyata. Kemenangan yang sudah di ujung jalan. Oh rasanya kita harus bersama. Jarak yang sudah memisahkan seharusnya tidak ada lagi. Komunikasi melalui seluler seharusnya sudah kian berkurang. Saling menatap akan menjadi kebiasaan. Saat rindu kita berdua disatukan.
Dilanda Kebingungan
Bertanya pada hati.
Apakah diriku yang salah?
Atau dirimu yang salah?
Atau asumsi orang yang membuat kita bertengkar?
Dulu aku berjanji padamu.
Aku akan selalu ada buat kamu.
Disaat badai melanda.
Ataupun saat mentari menari di udara.
Aku sudah berusaha.
Selalu dan selalu ada buat kamu.
Tapi dirimu lah yang membuat jarak.
Dirimu lah yang enggan menggenggam tanganku.
Diam dan menunggu atas semua jawaban.
Disaat hati ini dilanda kebingungan atas sikap dinginmu.
Entah sampai kapan ku harus menunggu.
Tapi ingatlah, kau harus kembali dalam pelukku.
Komentar
Posting Komentar